senantiasa mendengar kata-kata negatif m" /> Kisah Karena Terobsesi Ingin Kurus | Kisah Akibat Dari Terobsesi Ingin Kurus
0
Dikirim pada 09 September 2015 di Uncategories

Rostina, anak kelima dari enam bersaudara semasa kecilnya senantiasa mendengar kata-kata negatif menyangkut ia. Lingkungan sekitarnya senantiasa mengemukakan kekurangan mengenai beliau. Tidak Dengan disadari, perkataan yg didengar semenjak berusia empat th tersebut menciptakan Rostina kehilangan jati diri. Oleh lantaran itulah, Rostina terobsesi mempunyai badan yg langsing.Sampai sejak itu, Rostina mulai sejak konsumsi teh kurus demi mempunyai badan yg ideal.



Lama kelamaan, teh kurus yg dipergunakan Rostina tak sukses lagi. Rostina mulai sejak coba memanfaatkan pil. Sebab meminum pil ini, tiap-tiap makanan yg masuk ke dalam tubuhnya bakal dimuntahkan kembali. Hingga hasilnya beliau menderita Anorexia (penyakit yg disebabkan lantaran ketidakseimbangan mental (pikiran)). Penyakit ini tak menciptakan Rostina memberhentikan kegiatan meminum pil yg sudah dilakukannya tatkala ini. Di dalam pikiran Rostina, ia mesti lebih kece dari kepada cewek yang lain.



Sebuah hri, Rostina bertengkar bersama mamanya. Akibatnya, Rostina dikurung oleh mamanya di dalam kamar. Perlakuan mamanya tak membuatnya kehilangan akal. Rostina memakai kain sprei yg diikatkan ke lokasi tidurnya. & dirinya juga sukses lolos. Th 1987, Rostina mulai sejak bekerja di satu buah perusahaan asing. Semenjak itulah, dirinya mengenal yg namanya cuma-cuma seks.



Mengkonsumsi obat teh kurus yg makin tinggi, membuatnya mesti menerima risiko ialah ke luar masuk rumah sakit sejak th 1994-1998. Akibatnya, badan Rostina kelihatan seperti tengkorak berlangsung. Dalam keadaan putus asa, Rostina teringat bersama hidupnya yg penuh dgn dosa & kenikmatan hidup yg sudah dijalaninya sejauh ini. Beliau menangis & kepada dikala itulah Tuhan menjamah hidupnya. Tetapi, hal tersebut tak menciptakan pengharapannya memang lah kembali. Bahkan waktu itu, Rostina meminta terhadap Tuhan utk membawa nyawanya saja apabila benar-benar kala itu yaitu waktunya. Permintaanya ini pula di tolak Tuhan & Rostina masihlah hidup meskipun keadaan fisiknya belum 100% pulih.



Sebuah hri, sang mama diajak Rostina ke dalam satu jumpa ibadah. Di sana, ia merasakan kasih Tuhan. Dirinya sejak mulai mendengarkan pemberitaan firman yg diungkapkan oleh pengkhotbah tersebut. Terhadap akhir khotbah, sang pendeta lakukan tantangan buat hidup baru pada jemaat yg hadir kepada waktu itu. Diwaktu mendengar tantangan tersebut, Rostina menangis.



Tak cuma hingga itu saja, Rostina serta diajar Tuhan buat melepaskan pengampunan terhadap beberapa orang yg menyakitinya, adalah mama & sekian banyak pacarnya. Tidak Dengan disadari, sampai kini dirinya sudah menaruh kepahitan pada beberapa orang tersebut. Sepulang dari ibadah tersebut, kehidupan Rostina mengalami perubahan. Beliau telah rajin sejak mulai membaca Alkitab tiap-tiap hri. Rokok & obat-obatan yg dikonsumsinya sejauh ini sudah ditinggalkannya.



"Sungguh-sungguh Tuhan yg beri aku peluang utk hidup lagi jadi jelas didunia ini. Dikarenakan Nama-Nya & Pribadi-Nya, itu menyelamatkan hidup aku," kata Rostina mengakhiri kesaksiannya.



Dikirim pada 09 September 2015 di Uncategories
comments powered by Disqus
Profile

“ Haji/Hajjah sindifaiza ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Archive
Categories
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 2.360 kali


connect with ABATASA